Kamis, 08 November 2012

Inilah Pekerjaan Dari 13 Musisi Sebelum Terkenal?




Jauh sebelum para pesohor ini terkenal dan dielu-elukan, mereka menghadapi masa sulit. Mereka harus bekerja keras untuk mewujudkan impian serta bertahan hidup.

Mereka tak malu menjadi pekerja kasar walau sebenarnya enggan dilakukan. Tetapi inilah kehidupan yang harus mereka jalani. Terlebih tak ada karir yang secara instan untuk di dapatkan.

Siap saja para pesohor ini yang pernah menjadi tukang cuci piring, pelayan, tukang jagal dan lainnya?
1. Kurt Cobain



Ambisi Kurt Cobain untuk menjadi pemusik sangat menggebu-gebu. Bahkan dia nekat keluar dari sekolahnya untuk mengejar cita-citanya tersebut. Namun dia terbentur oleh keadaan di mana dia harus mencari uang untung menyambung hidupnya dan merekam lagunya.

Kurt memilih untuk menjadi petugas kebersihan di sekolahnya. Dia juga sempat bekerja di Lemon’s Janitoral Services bersama sahabat dan juga teman satu bandnya, Krist Novoselic. Keteguhan Kurt membuat Krist heran, pasalnya pemain gitar kidal ini bisa dibilang pemalas dalam membersihkan rumahnya namun setiap bekerja dia paling rajin.
2. Lady Gaga



Jauh sebelum terkenal sebagai Lady Gaga, pemilik nama asli Stefani Germanotta ini bekerja sebagai pelayan di Manhattan Greek Restaurant. Nsmun bakat Gaga sebagai seorang entertainter sudah terlihat saat dia bekerja di restoran tersebut. Bahkan dia bekerja dengan memakai high heels.
3. Jack White



Semasa muda Jack White bekerja sebagai tukang pelitur atau tukang poles furniture. Jack sangat pandai dalam pekerjaannya bahkan dia memiliki usaha sendiri bernama Third Man Upholstery yang memiliki slogan “Your furniture’s not dead”.

Terinspirasi pekerjaannya, Jack membuat band bernama The Upholsterers sebelum The White Stripes. Band ini sempat merilis dalam bentuk vinyl, uniknya dia tidak menjual album tersebut. Ia mencetak vinyl tersebut transparan dengan cover transparan yang disembunyikan di perabot tersebut.

Dalam sebuah wawancara Jack mengatakan bahwa dia sengaja melakukan itu agar orang tidak mendengar rekamannya. “Ada ratusan furniture yang di dalamnya ada album tersebut dan mungkin suatu hari seseorang akan menemukannya,” ujar Jack seperti dikutip dari NPR. Wah bagi para kolektor vinyl ini pasti bernilai langka dan mahal tentunya.
4. Kanye West



Jika kita melihat penampilan Kanye West identik dengan high class baik itu pakaian dan segalanya. Tapi siapa sangka jika masa muda dulu dia adalah pramuniaga di toko pakaian terkenal The Gap.

Pengalamannya sebagai pramuniaga toko ini ia gambarkan dalam sebuah lagunya berjudul Spaceship. Di situ dia menuliskan betapa sulitnya dia bekerja di sana.
5. Gotye



Jika melihat wajah penyanyi asal Australia ini kita pasti menduga jika Gotye adalah seoarang kutu buku. Memang benar, dia berkutat dengan buku selama 3 tahun, pasalnya dia adalah seorang customer service di perpustakaan lokal.

Gotye menuturkan jika pekerjaannya sangat menyenangkan karena dia hanya mencatat buku masuk dan keluar. Serta bisa mengetahui banyak buku. Namun dia harus mengakhiri pekerjaannya ini untuk menuntut karirnya sebagai penyanyi
6. Leona Lewis



Mungkin jika bukan bujukan kekasihnya untuk ikut di The X Factor UK Version, Leona Lewis tetap bekerja sebagai resepsionis di salah satu kantor pialang saham. Bisa dipastikan dunia tak akan mengetahui bakat luar biasa dari Leona.

Sebenarnya Leona tak berharap untuk menjadi seorang penyanyi. Bahkan dia menyukai pekerjaannya sebagai resepsionis. Sama halnya dengan sang bos yang merasa kehilangan Leona. Meski single Bleeding Love telah keluar dan sempat merajai di tangga lagu Amerika, sang bos tetap membuka lowongan untuknya jika dia ingin kembali bekerja.
7. Madonna



Jika membaca autobiografi Madonna, keinginan untuk terkenal sudah ada pada dirinya sejak kecil. Dia pun rela hijrah ke New York yang dianggapnya sebagai kota impian. Tetapi dia dihadapkan pada fakta biaya hidup yang mahal.

Madonna pun bekerja di Dunkin Donuts cabang Times Square sembari mengejar karirnya. Sebuah pembuktian bahwa karir tidak bisa didapatkan secara instan.
8. Eminem



Menjadi seorang rapper sudah dilakoni oleh Eminem sejak masih muda. Di lain waktu dia juga bekerja untuk menghidupi anaknya. Eminem pun bekerja dalam sebuah restoran bernama Gilbert’s Lodge di mana dia menjadi juru masak untuk pesanan ringan serta tukang cuci piring.

Keinginan untuk menjadi terkenal serta lepas dari pekerjaan menjadi tukang cuci piring membuat Eminem harus bekerja keras. Dia membagi waktu antara bekerja serta berkutat di studio. Sebuah usaha yang setimpal dengan apa yang ia lihat saat ini.
9. Mick Jagger



Melihat apa yang diraih oleh Mick Jagger mungkin orang akan berpikiran bahwa dia hidup total bermusik. Sebenarnya tidak, jauh sebelum Mick bergabung di The Rolling Stones dia adalah seorang pesuruh di rumah sakit jiwa.

Dia bekerja untuk membiayai sekolahnya yang sangat terpandang yaitu London School of Economics. Sayangnya jiwa bengalnya membuat dia dikeluarkan dari sekolah lantaran naik motor masuk ke perpustakaan.
13. Snoop Dogg



Di masa mudanya Snopp Dogg bekerja sebagai pengemas belanjaan di Lucky Supermarket di pesisir Barat. Upahnya yang sedikit membuat dia frustasi, terlebih melihat temannya yang mendapatkan banyak uang dari berjualan obat-obatan terlarang. Masa kerja Snoop tak lama, pasalnya dia dipecat dari pekerjaannya lantaran kedapatan mencuri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar