Sabtu, 07 Juli 2012

Sejarah Tari Kecak

Sejarah Tari Kecak - Tarian Kecak berasal dari Bali, tari kecak diciptakan oleh Wayan Limbak di tahun 1930-an. Dengan dibantu pelukis Jerman (Walter Spies), Wayan Limbak menciptakan Tari Kecak. Tarian ini umumnya dimainkan oleh laki-laki. Jumlah dari penari laki-laki sampai puluhan dengan memakai kain penutup kotak-kotak melingkari pinggangnya dan bertelanjang dada sambil menyerukan "cak cak cak". Posisi penarinya berbaris melingkar seraya mengakat kedua tangannya dengan telapak tangan membuka lebar dan kadang telapak tangan digoyang-goyangkan, yang menggambarkan kisah Ramayana disaat Rama berperang melawan Rahwana dalam menyelamatkan Dewi Shinta dengan dibantu oleh barisan kera. Asal mula Tarian Kecak ini berasal dari ritual Sanghyang. Penari kecak menari dengan keadaan tidak sadar, mereka meyakini kalau menari dengan kondisi tak sadarkan diri (kesurupan), akan dapat berkomunikasi dengan Dewa atau roh leluhur supaya menyampaikan harapannya kepada masyarakat.

sejarah tari kecak

Tarian ini tidak menggunakan alunan musik, tetapi hanya menggunakan kincringan yang dipakai pada kaki penari sebagai pemeran tokoh-tokoh Ramayana. Selain itu ada juga penari yang lainnya yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.

Tarian Kecak ini sangat digemari dan menjadi daya tarik wisatawan asing. Pura Uluwatu adalah tempat yang paling sering digelar tari Kecak. Pura Uluwatu ini terletak di perbukitan Bali bagian selatan. Tapi ada yang lebih mudah untuk menyaksikan tari Kecak ini yaitu di lokasi Batu Bulan, Kecamatan Gianyar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar