Kamis, 14 Juni 2012

Raden Saleh Pelukis Legendaris Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Raden Saleh Sjarif Boestaman adalah pelukis terkenal dari Jawa pada abad 18. Ia menuntut ilmu di Belanda sembari mengasah bakat melukisnya yang luar biasa. Setelah itu, ia sempat pindah ke Jerman dan Prancis sebelum akhirnya kembali ke tanah air.
 
 Raden Saleh pertama diajarkan oleh seniman asal Belgia yang bernama A.J Payen. Payen melihat keahlian yang Raden Saleh miliki dan mengupayakan Raden Saleh untuk belajar di Netherland Study Art.
 
Dia sampai di Eropa pada tahun 1829 dan mulai belajar di bawah bimbingan Cornelius Kruseman dan Andries Schelfout.
 Ia menuntut ilmu dari Kruseman untuk mendapatkan keahlian melukis lukisan wajah (Potrait), dan kemudian mulai diakui oleh Eropa dan di pilih untuk melukiskan Potret seseorang, sejak 1839 ia menghabiskan 5 tahun di kediaman Ernst ke-1 dan dijadikan orang penting di sana.
dan di kemudian hari ia mulai mempelajari cara melukiskan pemandangan (Landscape). Raden saleh mengunjungi

beberapa kota di eropa untuk mendapatkan beberapa inspirasi lukisannya.
banyak lukisannya yang di pajangkan di museum amsterdam, dan sebagian lainnya terbakar saat museum di paris kebakaran pada tahun 1931.

Akhirnya Raden Saleh kembali ke Indonesia pada tahun 1851 setelah hidup di eropa selama 20 tahun. dia meneruskan karirnya di indonesia melukiskan para bangsawan indonesia, dan ia meninggal pada tahun 1880, setelah kembali dari Eropa untuk ke-2 kalinya.
Warga Jerman mengenal Raden Saleh sebagai pelukis aristokrat Jawa, karena ia kerap melukis potret keluarga aristokrat di Jawa. Namanya sangat dikenal sekali di Jerman terutama di daerah Saxony, karena ia memang pernah tinggal di sana dan menghasilkan karya-karya besar setelah sebelumnya mengenyam pendidikan di Belanda

Hasil karya paling bersejarah adalah lukisan ditangkapnya pangeran Dipenogoro yang kini diamankan di musem jakarta.
Lukisan Raden Saleh :
 

 Tertangkapnya Pangeran Dipenogoro

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar